Menjadi Papa yang Bisa Membesarkan Anak Berprestasi Seperti BJ Habibie

Menjadi Papa yang Bisa Membesarkan Anak Berprestasi Seperti BJ Habibie

KB TKIT HARAPAN BUNDA – Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf Habibie adalah salah satu putra bangsa terbaik. Meninggalkan Indonesia, ia melanjutkan kuliah di jurusan Konstruksi Pesawat Terbang di Rheinisch Westfählische Technische Hochschule (RWTH), Achen, Jerman Barat. Ia menyelesaikan pendidikan S1 hingga S3 selama sepuluh tahun dan meraih gelar doktor teknik atau doktor ingenieur dengan predikat summa cum laude.

Kembali ke Tanah Air, ia menciptakan pesawat terbang penumpang N250 Gatotkaca yang diujicobakan pada 10 Agustus 1995. Ia kemudian menjabat menjadi direktur PT Dirgantara Indonesia. Habibie tidak hanya terkenal di dunia dirgantara dalam negeri, melainkan juga di luar negeri. Ia menciptakan teori yang memungkinkan pesawat memiliki ketahanan ketika mengudara dan mencegah pesawat hancur saat terbang. Teori yang dikenal dengan Teori Habibie ini kemudian menjadi jawaban atas permasalahan penerbangan komersial selama 40 tahun. Teori ini diakui oleh lembaga penerbangan Eropa dan diadopsi dalam pesawat komersial seperti Airbus.

Ternyata, kejeniusan Habibie tak lepas dari peran pengasuhan Ayahnya, Alwi Abdul Jalil Habibie yang berprofesi sebagai ahli pertanian. Alwi yang menjabat sebagai Kepala Departemen Pertanian Negara menjadi sumber inspirasi sekaligus fasilitator bagi Habibie kecil untuk belajar. Berikut pola asuh yang diterima oleh Bapak Dirgantara Indonesia ini yang bisa kita praktikkan untuk menumbuhkan anak-anak dengan rasa ingin tahu dan pemecahan masalah yang tinggi.

Tidak Meremehkan Logika Anak
Habibie sejak kecil memiliki rasa ingin tahu yang besar. Ia selalu menanyakan apa pun yang dilihatnya, termasuk apa pun yang dikerjakan ayahnya. Misalnya, ketika melihat sang ayah menggabungkan dua batang pohon yang berbeda, Habibie kecil menanyakan apa yang dilakukan ayahnya. Alih-alih menjelaskan ala kadarnya, Ayah Habibie justru membuat penjelasan serius dengan bahasa sederhana agar logika anak mampu memahami apa yang sedang dilakukannya.

Alwi menjelaskan bahwa dirinya sedang melakukan eksperimen yang disebut dengan stek supaya mereka bisa menemukan jawaban dari percobaan yang dilakukan. Sang Ayah juga menjelaskan secara sederhana bahwa ia ingin mendapatkan buah mangga yang enak untuk dimakan anaknya sehingga menggabungkan mangga yang sudah ada di rumahnya dengan batang mangga dari Jawa yang terkenal lebih manis.

Alwi memang selalu membuat penjelasan sederhana yang bisa dipahami oleh anak kecil. Hal tersebut justru makin memicu keingintahuan Habibie hingga ia tumbuh dewasa.

Investasi Buku di Rumah
Orang tua mungkin berpikir bahwa membelikan mainan akan jadi hadiah yang paling menyenangkan bagi anak-anak. Hal tersebut tidak salah. Akan tetapi, buku juga bisa menjadi hadiah terbaik untuk anak-anak. Sejak kecil, Habibie sudah rajin membaca buku-buku yang disediakan ayahnya. Membaca menjadi bagian dari hidupnya. Ia sangat suka membaca, mulai dari buku cerita hingga ensiklopedia. Hobi membaca ini membuat hasrat keingintahuan Habibie terpenuhi.

Membantu Anak Memecahkan Solusi
Habibie kecil juga suka membaca buku dalam bahasa Belanda. Ia selalu bertanya kepada orang tuanya saat ada kata-kata yang tak dipahami. Sebagai bagian dari memecahkan masalah, ayahnya pun membelikannya kamus Indonesia-Belanda agar Habibie bisa belajar sendiri. Hal ini tentu menumbuhkan kemandiriannya dalam belajar.

Apa yang dilakukan oleh Ayah Habibie ini dapat dilihat sebagai upaya untuk mengembangkan minat literasi dan sains anak. Kebiasaan tersebut membuat anak-anak tumbuh menjadi anak yang mampu memahami masalah dan memecahkannya sendiri.

Prinsip-prinsip pengasuhan ini tentu sangat dibutuhkan, terutama bagi orang tua dengan anak-anak generasi alfa yang sangat erat dengan dunia digital. Tumbuhkan minat sains dan literasi mereka agar tumbuh menjadi anak yang berdaya saing.

[Sumber]




Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar