Tips Mengajarkan Minta Maaf pada Anak Sejak Dini

Tips Mengajarkan Minta Maaf pada Anak Sejak Dini

KB TKIT HARAPAN BUNDA – Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, begitu pun dengan si kecil. Seorang anak bisa saja melakukan kesalahan karena sesuatu yang disengaja atau pun tak disengaja. Dalam melakukan minta maaf merupakan sebuah proses pembelajaran yang perlu diajarkan kepada anak. Untuk melatih si kecil meminta maaf sejak dini, ada beberapa hal yang bisa Moms dan Dads lakukan.



Tumbuhkan Rasa Empati Anak

Saat mengajarkan si kecil minta maaf, perlu disadari supaya anak sadar akan kesalahannya dan dapat melakukan minta maaf secara tulus. Maka dari itu, orang tua dapat mengajarkan bagaimana cara melakukan minta maaf dengan mengucapkan maaf dengan tulus, menyebutkan alasan kenapa si kecil minta maaf, dan keberanian untuk tidak mengulangi kesalahannya.



Orang tua dapat menumbuhkan rasa empati si kecil pada berbagai situasi sosial sebagai proses belajar minta maaf secara tulus. Rasa empati berarti si kecil dapat merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain. Anak belajar berempati melalui refleksi perasaan yang dirasakan misalnya saat mainan si kecil direbut oleh anak lain. Orang tua dapat merefleksikan betapa sedih dan kecewanya jika mainannya yang direbut orang lain sehingga si kecil tidak melakukan hal yang sama kepada orang lain. Melalui refleksi ini anak diharapkan dapat berempati untuk melakukan minta maaf dengan tulus kepada orang lain.



Dengarkan Penjelasan Anak Terlebih Dahulu

Saat anak menghadapi konflik ketika bermain bersama teman, belum tentu ia yang melakukan kesalahan. Karena itu, sebaiknya Moms dan Dads mendengarkan penjelasan dan alasan si kecil terlebih dahulu sebelum meminta anak untuk langsung minta maaf.  Jika si kecil melakukan kesalahan, barulah Moms dan Dads bisa menyampaikan bahwa hal yang dilakukannya bukanlah perbuatan yang baik.



Dengan mendengarkan penjelasan anak, Moms dan Dads juga akan lebih mengetahui bagaimana sudut pandangnya dalam melihat permasalahan yang terjadi antara dia dan temannya. Cara ini akan lebih memudahkan Moms dan Dads untuk menjelaskan kepada si kecil mengenai perbuatan yang telah dilakukannya dan alasan kenapa ia harus minta maaf.



Beri Penjelasan Sederhana Tentang Hal yang Benar dan Salah

Anak-anak akan sulit minta maaf jika ia tidak paham mana hal yang benar untuk dilakukan dan mana yang salah. Supaya si kecil dapat memahami hal ini, coba untuk memberikan penjelasan sederhana mengenai hal yang benar dan salah. Berikan contoh-contoh yang dekat dengan kegiatannya sehari-hari. Kategorikan hal mana yang bisa dikatakan sebagai hal benar dan mana yang bisa dibilang salah.



Setelah itu, jelaskan juga pada anak jika melakukan sesuatu yang salah, maka ia harus minta maaf. Dengan menjelaskan hal ini, anak akan lebih memahami fungsi dari minta maaf karena sudah memiliki dasar yang dapat ia mengerti sebelumnya.



Minta Maaf Bukan Berarti Kalah

Ada beberapa anak yang enggan minta maaf karena menganggap permintaan maaf adalah sebuah bentuk kekalahan. Melihat hal ini Moms dan Dads dapat memberikan penjelasan kepada si kecil bahwa minta maaf bukanlah sebuah kekalahan tetapi minta maaf adalah sebuah keberanian dan kejujuran. Berikan pelukan dan apresiasi ketika si kecil berani meminta maaf secara tulus setelah melakukan kesalahan. Jangan lupa juga untuk meminta si kecil berjanji tidak melakukan kesalahan yang sama karena itulah makna penting dari minta maaf yang sebenarnya.



Orangtua menjadi contoh untuk anak belajar

Anak belajar dari melihat lingkungan yang ada di sekelilingnya. Moms dan Dads mencoba untuk mengajarkan anak minta maaf saat mereka melakukan kesalahan. Sebaliknya saat Moms dan Dads melakukan kesalahan kepada anak atau ke orang lain, selalu ucapkan permohonan maaf dengan tulus. Hal menjadi contoh dan mengajarkan bagaimana minta maaf kepada anak secara konkret.



Mengajarkan minta maaf kepada anak sejak kecil sangat penting untuk membentuknya menjadi pribadi yang lebih bertanggungjawab. Moms dan Dads dapat mengajarkan si kecil untuk belajar meminta maaf dengan cara yang menyenangkan. Program edukasi Kodomo Challenge dilengkapi dengan metode Muti-Platform yaitu video edukasi, buku bergambar dan mainan edukasi sehingga si kecil tertarik dan belajar untuk meminta maaf.




[sumber]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar