Cara Mendidik Anak Agar Cerdas, Mandiri, dan Rajin Beribadah

Cara Mendidik Anak Agar Cerdas, Mandiri, dan Rajin Beribadah

KB TKIT HARAPAN BUNDA – Ketika baru dilahirkan, anak bagaikan selembar kertas putih yang bersih tanpa noda dan coretan. Kertas itu akan diberi warna atau gambar seperti apa, tergantung dari bagaimana orang tua mengarahkan mereka.

Bisa penuh dengan warna terang atau justru didominasi warna gelap.
Sebagai orang tua, kita wajib mengarahkan dan membimbing anak untuk bisa menjadi sosok yang cerdas, ramah, rajin beribadah, dan mandiri.

Sayangnya, masih ada saja orang tua yang belum paham atau tidak mengerti cara mendidik anak agar tumbuh seperti yang diharapkan.

Karena itulah kami coba bantu dengan memberikan cara untuk menciptakan generasi penerus yang lebih berkualitas dan punya masa depan cerah. Simak sampai tuntas ulasan di bawah ini.
1. Jadilah Contoh dan Panutan
Setiap anak tumbuh dan berkembang dengan melihat lingkungan di dekatnya. Khususnya orang tua yang mengasuh mereka.

Apa yang dilakukan orang tuanya, pasti akan ditiru oleh sang anak.
Daripada anak Anda mengidolakan tokoh kartun, kenapa bukan Anda yang menjadi sosok panutan mereka?

Mulailah dengan menjaga sikap dan perkataan Anda saat ada di hadapan anak. Jadilah sosok pelindung dan pengayom yang selalu ada saat anak membutuhkan.

2. Hindari Kata “Jangan”
Ini merupakan kesalahan yang sudah begitu jamak dilakukan orang tua di negeri ini. Terlalu banyak melarang dengan mengeluarkan kata “jangan” justru akan membatasi kreativitas dan daya eksplorasi anak.

Apalagi anak pasti akan cenderung tertarik dengan banyak hal yang ada di sekelilingnya.
Daripada Anda mengucapkan kata “jangan”, cobalah ganti dengan kata yang lebih positif. Misalnya saja kalimat “jangan berlari”. Coba ganti dengan”berjalan saja” atau “pelan-pelan saja ya Nak”.
Itu akan membuat Anak lebih nyaman karena tidak merasa geraknya selalu dibatasi.

3. Latih Problem Solving Sejak Dini
Melatih anak untuk bisa memecahkan masalahnya sendiri merupakan cara mendidik anak yang harus ditanamkan sejak dini.

Dengan demikian anak sudah belajar beradaptasi dengan beragam kondisi dan situasi yang berbeda. Ini menjadi cikal bakal anak untuk bisa mandiri.

Manfaat langsung yang bisa dirasakan anak adalah meningkatkan toleransi dan mencegah munculnya stres.
Latihan ini juga akan mampu meningkatkan kecerdasan anak dan membentuk karakter yang lebih kuat.

4. Tanamkan Kedisplinan dan Tanggung Jawab
Disiplin menjadi kunci dari perkembangan anak di masa dewasa kelak. Mulailah dari hal yang sederhana seperti selalu membuang sampah pada tempatnya.
Lakukan dan terapkan kedisiplinan ini dalam berbagai tempat dan waktu.
Ajarkan juga anak tentang tanggung jawab. Bisa dimulai dengan mengajari anak untuk membereskan mainan setelah selesai.

Bisa juga dengan selalu mengingatkan anak mengenai jam tidur bagi mereka yang sudah sekolah. Ini menjadi pelajaran tanggung jawab anak terhadap dirinya sendiri.

5. Ajarkan untuk Berterima Kasih
Mengucapkan terima kasih adalah sebuah hal yang mudah dilakukan. Tapi, jika tidak dibiasakan sejak kecil, anak pasti akan susah untuk melakukannya.

Latih dan ajarkan dengan tekun agar anak terbiasa berterima kasih.
Dengan selalu berterima kasih kepada orang yang telah membantunya, anak diajarkan untuk saling menghargai. Anak juga secara tidak langsung diajarkan untuk lebih berempati kepada orang lain.

Dengan demikian, mereka tidak akan tumbuh sebagai sosok yang egois dan cenderung mementingkan diri sendiri.

6.  Beribadah Bersama Anak
Anak yang dari kecil sudah diajarkan untuk taat beribadah cenderung punya pola pikir yang lebih baik. Pola pikir ini akan berpengaruh terhadap kecerdasan anak. Baik cerdas dalam pelajaran, maupun cerdas dalam menjalani kehidupan.

Karena itu, selalu ajak anak untuk beribadah bersama Anda. Ingat, orang tua adalah contoh bagi anak-anaknya.
Untuk bisa mengajak taat beribadah, Anda harus sudah lebih dulu menunjukkan kebiasaan tersebut kepada mereka.

Anak tidak hanya harus diajarkan sisi intelektual saja, tapi juga sisi spiritual dan emosionalnya. Semuanya menjadi satu paket dalam cara mendidik anak yang Anda lakukan.



[sumber]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar