Ketika Anak Anda mengalami Depresi

Ketika Anak Anda mengalami Depresi 

KB TKIT HARAPAN BUNDA – Bunda patut curiga jika mendapati buah hati yang biasanya ceria tiba-tiba menjadi mudah sedih, murung, dan suka menyendiri. Bukan mustahil, anak Anda saat itu terkena depresi.
Depresi adalah penyakit suasana hati yang ditunjukkan dengan perasaan sedih yang mendalam. Penyebabnya bermacam-macam. Bisa karena rasa kehilangan, rasa bersalah, atau akibat kejadian sedih lainnya yang kadarnya berlebihan dan terjadi dalam jangka waktu lama. Depresi bisa disebabkan oleh dua faktor yaitu bisa disebabkan karena perceraian orang tua atau bisa juga disebabkan kematian salah satu orang tua mereka.
Anak sekolah biasanya yang sering terkene depresi yang disebabkan oleh tugas yang terlalu berat,
“Depresi pada anak bisa terjadi pada semua usia. Tapi, paling banyak terjadi pada anak yang emosinya 

 belum stabil, yaitu anak usia sekolah,” imbuh Naomi Esthernita, dokter spesialis anak di Rumah Sakit 

 Cikarang Hospital di Cikarang, Jawa Barat.

Anak-anak usia sekolah memang rentan terkena depresi, misalnya pindah sekolah dikarenakan faktor
tertentu. 

Bagi anak yang sulit beradaptasi itu bisa membuat dia tertekan dan akhirnya akan mengalami depresi.

Tanda-tanda depresi yang tampak pada umumnya adalah menurunnya prestasi disekolah yang sangat drastis.

Tanda-tanda lain diantaranya sering menangis, lebih cepat marah, dan menjadi tidak berminat

 pada kegiatan yang dulu disukainya. Misalnya, yang tadinya suka bermain bola tiba-tiba menjadi enggan

 bermain dengan alasan yang tidak jelas.Ketika terjadi depresi, anak cenderung menarik diri dari keluarga

 dan teman-temannya. Anak juga menjadi sulit berkonsentrasi, menjadi pelupa, dan mengalami gangguan

 tidur. Gangguan tidur itu bisa berupa insomnia, tidur gelisah, atau berkurangnya durasi tidur.


Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar