Ini Lho, 5 Cara Mendidik Anak Islami Agar Percaya Diri

Ini Lho, 5 Cara Mendidik Anak Islami Agar Percaya Diri

KB TKIT HARAPAN BUNDA – Menumbuhkan sikap percaya diri anak, sebagai cara mendidik anak secara islami merupakan hal mendasar agar kelak anak-anak kita sukses dalam kehidupan. Percaya diri adalah sikap dimana kita mengetahui potensi diri  dan bagaimana menyalurkannya dengan cara yang baik dan tepat. Hal ini tidak sama dengan sikap menyombongkan diri yang selalu merasa paling tahu tentang segala hal.

Banyak ayat-ayat dalam Al-Quran menekankan pentingnya sebagai muslim bersikap percaya diri. Namun, rasa percaya diri itu tidak didapatkan dengan cepat. Sebagaimana akhlak dan adab, rasa percaya diri pun perlu dipupuk sejak dini. Salah satu cara mendidik anak muslim agar bisa meningkatkan percaya dirinya, seperti dilansir Psychologytoday.com, Sahabat Abiummi perlu memberikan ruang agar anak bisa melakukan hal-hal yang ingin dikerjakannya.

Selain itu,  Debby Kurniasasi, pakar psikologi anak sekaligus ketua psikologi Sekolah Gifted Cugenang, mengatakan, sedikitnya ada 5 hal yang perlu diperhatikan Sahabat Abiummi agar menumbuhkan rasa percaya diri pada anak ;

1. Beri kesempatan. 

Memberikan kesempatan pada anak untuk melakukan kegiatan atau aktifitas yang ia sukai merupakan salah satu cara mendidik anak agar percaya diri. Misalnya, biarkan anak mencoret-coret tembok atau bermain busa di lantai. Dampingi saja dan beri tahu dengan lembut jika mendekati bahaya. Jika tidak membahayakan keselamatan anak, biarkan anak berekspresi dan berimajinasi. Jangan dilarang apalagi dimarahi.

2. Latih Kemandirian. 

Biarkan anak memakai pakaian sendiri, memakai sepatu sendiri bahkan jika mungkin biarkan ia mandi sendiri. Sekalipun terlihat tidak bersih dan berantakan  tetapi bukan hasil yang kita nilai. Melainkan sejauh mana anak berusaha untuk dapat melakukan yang terbaik sesuai kemampuannya. Disini anak belajar mengembangkan kompetensinya.

3. Beri Apresiasi. 

Kemajuan yang dicapai anak harus diapresiasi dan jangan diabaikan. Walau hanya sekadar acungan jempol, senyuman tulus, pelukan sampai hadiah-hadiah ringan seperti digendong, dibelikan es krim dan sebagainya. Dengan demikian anak akan merasa ia berharga, dicintai dan diperhatikan. Cara-cara ini bisa meningkatkan rasa percaya diri anak dan terbentuk dengan baik.

4. Dekat dengan Ayah. 

Kedekatan anak dengan ayah ternyata memiliki korelasi positif dengan tingkat kepercayaan diri. Karena ayah merupakan si pengambil keputusan/problem solver. Ayah merupakan role model bagi anak dalam memecahkan masalah. Anak yang sudah mampu memecahkan masalahnya sendiri sejak dini biasanya memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi.

5. Libatkan anak dalam segala hal.

Ajak anak untuk bersama-sama menyelesaikan pekerjaan rumah sederhana seperti menyiapkan sarapan, menyiram tanaman, menjemur pakaian, menyiapkan bekal sekolah dan hal-hal sederhana lainnya. Dengan demikian anak merasa diakui eksistensinya. Ia merasa berarti dan dibutuhkan kehadirannya. Terpenuhinya kebutuhan akan aktualisasi sejak dini akan membuat anak lebih percaya diri.

Bila kelima hal tersebut bisa kita terapkan secara konsisten sejak anak usia dini, insya Allah ketika anak-anak beranjak dewasa kelak, rasa percaya diri akan tumbuh dengan baik. Tentu saja, selain berusaha tak lupa kita selalu memohon pertolongan Allah Ta’ala dengan mendoakan anak-anak kita.





[Sumber]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar