5 Fondasi Belajar yang Perlu Dimiliki Anak Sebelum Masuk Prasekolah

5 Fondasi Belajar yang Perlu Dimiliki Anak Sebelum Masuk Prasekolah

KB TKIT HARAPAN BUNDA – 5 Fondasi Belajar yang Perlu Dimiliki Anak Sebelum Masuk Prasekolah

Fondasi belajar anak yang harus disiapkan sebelum masuk prasekolah
Pernah membayangkan bagaimana rasanya ketika balita Anda masuk sekolah pertama kali? Apakah Mam akan khawatir, senang, atau justru sedih?

Bila Anda sudah menyiapkan hal-hal berikut ini, maka tak perlu lagi merasa cemas saat anak masuk prasekolah.

Kemandirian
Pepatah mengatakan bahwa kegagalan adalah kunci keberhasilan. Oleh sebab itu, biarkan anak belajar dari kesalahan yang dilakukannya. Jangan terburu-buru membantunya saat anak melepas sepatunya sendiri, misalnya, beri anak waktu dan terus bimbing dia selalu.

Ketika masuk prasekolah, balita diharapkan sudah dapat melakukan tugas-tugas sederhana seperti menyimpan tas atau mengikuti kegiatan di kelas tanpa perlu didampingi orangtua. Membiarkan anak melakukan tugas-tugas sederhana akan memupuk kemandiriannya.

Lulus toilet-training
Setelah selesai menyapih anak, Parents masih memiliki PR besar yaitu toilet-training. Sebelum anak masuk prasekolah, cek apakah ada kebijakan anak sudah harus lulus toilet-training.

Jika balita Anda belum siap, jangan memaksanya. Secara bertahap Parents bisa mengajarinya dengan cara meminta anak mengatakan bila ingin buang air kecil atau buang air besar. Lalu, lanjutkan dengan membawa anak menyelesaikan urusannya di toilet.

Ketika anak sudah bisa pergi ke toilet tanpa dibantu, ia akan merasa lebih nyaman saat berada di sekolah.

Bisa berkomunikasi dua arah
Berbicara dan mendengarkan adalah fondasi belajar anak yang paling penting agar ia sukses di sekolah. Parents punya banyak kesempatan mengembangkan keterampilan berbahasa anak.

Caranya adalah dengan membahas apa yang ada di sekitarnya atau meminta anak menceritakan perasaannya. Berdiskusi ketika makan malam keluarga juga dapat menambah kosakata anak.

Pastikan juga anak memahami instruksi yang Anda berikan padanya. Mulailah dari instruksi sederhana hingga yang bertahap seperti, “Bereskan mainanmu, kemudian cuci tangan dan masuk ke kamar”.

Dengan menguasai komunikasi dua arah, balita Anda akan mudah berinteraksi dengan guru dan teman-temannya di sekolah.

Mau bersosialisasi dengan orang lain
Masuk prasekolah merupakan cara bagi balita untuk berkenalan dengan dunia yang lebih luas selain anggota keluarga inti di rumah.

Ketika anak sudah bisa bermain bersama teman, entah main secara berdampingan atau main dalam kelompok, ia akan lebih mudah merasa nyaman di sekolah.

Jangan heran bila sesekali balita Anda masih suka merebut mainan temannya atau tidak sabar menunggu giliran. Parents maupun gurunya di sekolah dapat mengingatkannya.

Mendapatkan nutrisi yang cukup
Asupan nutrisi yang tepat untuk anak akan membantunya menyerap pelajaran yang diberikan di sekolah. Pastikan anak selalu sarapan sebelum berangkat sekolah dan membawa bekal yang bergizi.




[]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar