Si Kecil Takut Gelap? Begini 4 Cara Cerdas Mengatasinya!


KB TKIT HARAPAN BUNDA – Rasa takut dapat dirasakan oleh siapa saja dan normal terjadi. Namun, rasa takut pada anak hampir terjadi setiap waktu, terutama di malam hari. Ya, banyak anak takut tidur di malam hari karena suasananya yang gelap dan sunyi. Lalu bagaimana cara untuk mengatasi anak yang takut gelap? Yuk, cari tahu jawabannya pada ulasan berikut.


Kenapa banyak anak yang takut gelap?


Penyebab ketakutan anak pada gelap tidak diketahui secara pasti. Namun, Jean Berman, Ph.D., seorang ahli terapi keluarga di Beverly Hills menjelaskan pada WebMD bahwa ketakutan anak muncul karena imajinasinya yang mulai berkembang.

Berkembangnya imajinasi anak terjadi sekitar usia 2 sampai 3 tahun. Pada usia tersebut, anak sudah bisa berimajinasi mengenai berbagai hal tapi belum bisa membedakan; mana yang fantasi dan mana yang nyata.

Selain imajinasi, faktor lain yang menyebabkan anak menjadi takut gelap adalah acara televisi (TV). TV dapat menyajikan gambar dan suara yang bisa merangsang otak anak. Sayangnya, banyak orangtua yang tidak menyadari efek buruk televisi dan tidak membatasi waktu anak menonton. Padahal, tidak semua acara TV itu cocok untuk dilihat oleh anak seperti adegan perkelahian, kekerasan, atau hal-hal yang seram dan tidak baik dilihat oleh anak.

Buku yang dianggap sebagai media belajar yang bermanfaat, bisa juga bisa merangsang imajinasi dan menimbulkan ketakutan pada anak. Mulai dari gambar monster, penyihir, atau hewan buas bisa menghantui anak saat ia sedang sendiri dan berada dalam gelap. Bahkan, orangtua sendiri juga bisa menanamkan rasa takut pada anak dengan cara menakuti-nakutinya agar menurut dan patuh.



Berbagai cara untuk mengatasi anak yang takut gelap


Sebenarnya rasa takut itu penting karena dapat membuat kita menjadi waspada. Biasanya perasaan ini akan muncul ketika seseorang mencoba atau mengalami sesuatu yang tidak dikenal dan belum pernah dialami. Namun, rasa takut pada gelap yang terjadi pada anak harus Anda hadapi.

Kenapa? Ketakutan tersebut bisa mengganggu tidur anak, padahal tidur adalah waktu bagi tubuh anak untuk beristirahat. Berikut adalah macam-macam cara orangtua untuk menghadapi ketakutan anak pada gelap.


1. Hadapi anak dengan tenang

Ketakutan bisa membuat anak menjadi cemas. Jadi, cara terbaik untuk mengatasinya adalah menunjukkan sikap yang tenang dan memberikan rasa aman pada anak. Tanyakan apa yang membuat anak takut. Kemudian, jelaskan pada anak untuk menghadapi rasa takutnya dengan pilihan kata yang tidak dilebih-lebihkan supaya rasa takutnya tidak menjadi-jadi.


2. Menanggapi ketakutan anak dengan wajar

Biasanya sesuatu yang ditakutkan oleh anak adalah hal yang tidak nyata. Misalnya, anak takut dengan monster yang muncul dari bawah kolong tempat tidur saat malam hari. Nah, Anda tidak perlu cemas dan khawatir secara berlebihan pada hal tersebut. Rasa takutnya perlahan akan menghilang seiring berjalannya waktu.

Namun, bukan berarti Anda meremehkan hal yang ditakutkan oleh anak dan membiarkannnya begitu saja. Untuk mengajarkan keberanian pada anak, sebaiknya Anda membuktikan bahwa apa yang ditakutkan anak itu tidak ada. Ajak anak untuk mengecek kolong tempat tidur dan beri tahu anak bahwa tidak ada apa-apa di bawah kolong tempat tidur. Beri tahu kakak atau adiknya agar tak menggoda atau menakuti si kecil.


3. Tenangkan anak dan alihkan rasa takutnya

Untuk mengatasi rasa takut anak pada gelap, lakukan secara bertahap. Jangan sampai rasa takut membuatnya tidak tidur nyenyak dan mengganggu tidur kakak adik atau Anda sendiri. Mungkin anak akan meminta untuk ditemani tidur atau meminta lampu kamar dibiarkan menyala. Nah, ini jangan sampai menjadi kebiasaan. Anda bisa membujuk anak untuk berani tidur sendiri dengan cara memberikan boneka kesayangan untuk menemani tidur anak.

Selain itu, kurangi waktu anak untuk menonton TV terutama saat malam tiba dan juga kurangi membaca buku-buku horor yang  menakutkan bagi anak. Sebaliknya, pilih buku-buku ringan yang bisa membuat suasana hati anak ceria.


4. Minta bantuan dokter atau psikolog

Pada kebanyakan anak, rasa takut gelap akan teratasi dalam beberapa minggu. Namun, jika anak tidak mengalami perubahan walaupun Anda sudah berusaha untuk mengatasinya, jangan ragu untuk meminta bantuan dokter atau psikolog.

Hindari anak dari stres, seperti kehilangan hewan peliharaan atau kematian orang terdekat atau permasalahan keluarga yang bisa memicu kecemasan dan membuat rasa takutnya menjadi lebih buruk.




[hellosehat.com]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar