Tiga Kebiasaan Konsisten yang Paling Penting Bagi Anak


KB TKIT HARAPAN BUNDA – Teori parenting mengajarkan pentingnya orang tua menerapkan konsistensi dan rutinitas. Rutinitas akan membantu orang tua lebih tidak stres, karena tahu apa yang diharapkan dan bisa mengantisipasi apa yang terjadi dalam suatu hari. Banyak orang tua memulai rutinitas sejak anaknya lahir.

Rutinitas awal itu namun lebih berguna bagi orang tua ketimbang bayi. Mereka pasalnya akan tumbuh sembari memberi tahu orang tuanya apa yang dibutuhkan dan membentuk pola rutinitasnya sendiri. Saat bayi sudah membentuk pola makan dan tidur alaminya, orang tua cukup memasukkan pola itu dalam rutinitas yang cocok untuk seluruh keluarga.

Ketika anak mulai besar, rutinitas menjadi penting untuk perkembangannya. Rutinitas membantu anak mengembangkan rasa aman dan belajar berdisiplin. Juga membuat anak merasa nyaman.

Rutinitas juga membantu mencegah tantrum. Bila anak tahu, sehabis makan ia harus tidur, anak bisa mengantisipasi jadwalnya dan secara mental menyiapkan diri untuk menenangkan diri saat jam makan siang.

Pengasuh anak kemudian diharapkan mengikuti rutinitas tersebut. Bukan berarti harus sama persis waktunya. Tapi pengasuh harus mengupayakan agar rutinitas tersebut berjalan konsisten. Terutama di tiga area ini, yakni tidur, makan, dan disiplin, seperti dikutip dari laman Childcare About.


Tidur

Jadwal tidur adalah rutinitas paling penting untuk anak. Bayi usia 4-12 bulan butuh 15 jam waktu tidur dalam sehari. Anak 1-3 tahun butuh 12-14 jam dan anak 3-6 tahun butuh 11-12 jam tidur dalam satu hari.

Sejak awal, orang tua perlu membentuk jam tidur dan ritual sebelum tidur. Ritual ini membantu anak tidur saat waktunya tiba. Ritual tidur tak perlu rumit, pilih ritual yang masuk akal bagi anak ke depannya.

Misalnya, membacakan buku dengan cerita panjang mungkin tidak bisa dilakukan ke bayi 4 bulan. Tapi anak 13 bulan mungkin bisa menerimanya.

Cerita pendek, mandi, dan lagu-lagu yang menenangkan adalah ritual sebelum tidur yang populer. Tidak bisa ritual tidur malam bisa diterapkan saat tidur siang. Tapi, membiarkan lampu kecil menyala, bernyanyi, bermain musik, dan menidurkan anak pada jam tidur yang sama setiap hari akan memberi pesan pada anak bahwa waktu tidur sudah datang.


Makan

Makan bisa menjadi rutinitas yang cukup rumit, terutama bila beberapa orang terlibat. Bila anak sudah sekolah di daycare atau preschool, jadwalnya bisa diprediksi. Sehingga akan lebih mudah untuk beradaptasi dengan jadwal sekolah dalam urusan memberi anak kudapan atau makan siang. Jaga konsistensi makan anak sepanjang hari sekolah dan akhir pekan.

Dalam menjaga rutinitas waktu makan, yang terpenting adalah memberikan anak makan tiga kali (dengan atau tanpa kudapan) di waktu yang sama setiap hari. Orang tua disarankan tak perlu terlalu kaku dengan rutinitas ini.

Sang nenek mungkin menyelipkan tambahan kue-kue sebagai kudapan saat sedang menjaga cucunya. Tujuan utama di sini adalah menjaga konsistensi waktu makan, agar anak bisa mengantisipasi struktur hari yang dijalaninya.


Disiplin

Mendisiplinkan (atau tidak) oleh beberapa pengasuh bisa sangat membingungkan anak. Anak yang dibiarkan melakukan hal-hal tertentu oleh pengasuh tertentu dan tidak oleh yang lain, bisa dengan cepat belajar cara memanipulasi untuk mendapatkan apa yang diinginkan.

Orang tua perlu spesifik tentang metode disiplin mereka dan memastikan setiap pengasuh memahami metode tersebut. Komunikasi antara orang tua dan pengasuh anak adalah kunci dari disiplin yang efektif.



[republika.co.id]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar