5 Hal Yang Perlu Dilakukan Orangtua untuk Anak Setiap Hari


KB TKIT HARAPAN BUNDA – Seberapa akrabkah hubungan dengan anak? Kedekatan anak dengan orangtua adalah fondasi penting bagi tumbuh kembang anak. Keakraban dengan ayah dan bundanya akan menjadi bekal bagi anak di kemudian hari untuk tidak berbuat nakal.

Selain itu, kedekatan orangtua dengan anak dapat memengaruhi kecerdasan anak. Nah, itu sebabnya orangtua perlu melakukan 5 hal ini pada anak setiap harinya.


1. Luangkanlah waktu untuk Anak tanpa Adanya Gadget

Pernahkah Anda menghardik anak karena merasa terganggu sedang asyik menjawab chat atau bermain gadget? Para ahli dan psikolog mengungkapkan Orang tua yang sering kali bermain smartphone saat bermain bersama anak, akan membuat anak kurang konsentrasi, kurang percaya diri dan kurang perhatian.


2. Berikan Belaian dan Pelukan sebagai bentuk Kelekatan

Berapa kali Anda memeluk dan membelai anak dalam sehari? Menurut Psikolog dan penulis buku The Miracle of Huge, Melly Puspita Sari menyatakan bahwa memberikan pelukan pada anak minimal 8 kali sehari dapat memberikan energi sehingga anak bisa beraktivitas dan mengoptimalkan potensinya. Tentu saja pelukan yang dilakukan bukan sekadar pelukan selintas, melainkan pelukan hangat di mana anak dapat merasakan detak jantung orangtuanya dan merasakan aliran kasih sayang dari pelukan tersebut.


3. Berikan Pujian yang Proporsional

Pujian yang proporsional akan meningkatkan motivasi anak dan kepercayaan dirinya. Jika anak mendapat pujian namun intensitas atau kadarnya berlebih, justru kurang baik karena bisa berakibat negatif untuk psikologisnya. Maka, pastikan kita bisa melihat kelebihan anak dan memujinya secara tepat setiap hari. Misalnya, ketika anak mampu membereskan sendiri mainannya, menaruh sepatu di rak, atau mencuci piring bekas makannya sendiri.


4. Hindari Membandingkan Anak, Terlebih dengan Saudara Kandung

Setiap anak adalah individu yang berbeda dan unik. Jika mereka dibanding-bandingkan dengan teman atau saudara kandungnya sendiri, akan menimbulkan perasaan rendah diri dan kecewa terhadap orangtua yang pilih kasih. Sebisa mungkin hindari membanding-bandingkan anak setiap harinya.


5. Dengarkan cerita Anak

Ciptakan komunikasi dua arah dengan anak. Dengarkan anak ketika mereka memiliki masalah. Dengarkan cerita mereka, dan biarkan mereka mengeluarkan pendapatnya sebelum kita mengambil keputusan untuk mereka. Biarkan anak merasa nyaman menceritakan semua permasalahan yang dihadapinya.

Jika kita mampu melakukan hal ini setiap hari, in syaa Allah anak shalih dan shalihah yang berbakti pada orangtua akan bisa kita dapatkan begitu mereka dewasa.




[ummi-online.com]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar