Hati-Hati, Punya Terlalu Banyak Mainan Ternyata Tak Baik untuk Anak!


KB TKIT HARAPAN BUNDA – Membelikan mainan sebagai hadiah untuk anak memang sah-sah saja.

Apalagi menurut beberapa penelitian yang selama ini kita ketahui, mainan dapat membantu memberikan stimulasi yang berguna bagi perkembangan kognitif dan motorik anak.

Namun hati-hati, ternyata membelikan terlalu banyak mainan juga tidak baik untuk anak.

Sebuah penelitian dari University of Toledo di Amerika Serikat menyatakan, bahwa balita yang dengan mainan yang lebih sedikit cenderung lebih kreatif dibandingkan dengan balita yang memiliki pilihan mainan lebih banyak.

Hal ini dipublikasikan dalam jurnal Infant Behavior and Development.

Untuk mendapakatkan temuan ini, para peneliti University of Toledo memberikan 4 dan 6 mainan pada anak-anak yang berusia di bawah 3 tahun. Lalu merekamnya untuk melihat kebiasaan mereka.

“Bila diberi mainan yang lebih sedikit di lingkungan, balita terlibat dalam permainan yang lebih lama dengan satu mainan, yang memungkinkan mereka fokus untuk mengeksplorasi dan lebih kreatif saat bermain,” jelas peneliti yang dilansir Nypost.com.

Dari hasil penelitian tersebut, peneliti dari University of Toledo menghimbau agar orangtua tidak membelikan terlalu banyak mainan untuk anak karena justru dapat menghambat kreativitasnya dalam mengeksplor sesuatu.

Namun jangan khawatir jika mainan Si Kecil jumlahnya sudah terlalu banyak.

Para peneliti menyarankan agar menyimpan beberapa mainan lainnya terlebih dahulu dan memberikan satu atau tiga permainan dalam setiap sesi bermain anak.

"Bila ada banyak mainan, sebagian kecil koleksinya dapat dimainkan sementara sebagian besarnya disimpan.

Hal ini bertujuan agar memberikan kesempatan anak untuk mengeksplorasi hal baru tanpa menimbulkan gangguan dari terlalu banyak mainan yang tersedia," tambahnya.




[nakita.grid.id]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar