6 Kiat Melatih Anak Supaya Mandiri


KB TKIT HARAPAN BUNDA – Kemandirian dapat dilatih sejak dini dan anak mandiri adalah dambaan setiap orang. Peran orangtua atau lingkungan terhadap tumbuhnya kemandirian pada anak sejak usia dini merupakan suatu hal yang penting dan mengingat bahwa kemandirian pada anak tidak bisa terjadi dengan sendirinya, sehingga orangtua perlu melatihnya.  

Berikut ini beberapa cara yang dapat digunakan untuk melatih kemandirian balita anda:

  1. Latihan untuk meninggalkan bayi Anda. Salah satu masalah umum dalam hal kemandirian bayi adalah kesulitan untuk meninggalkannya. Apakah bayi Anda selalu menangis dan merengek setiap Anda akan berangkat ke kantor atau pergi meninggalkannya? Jangan biasakan menipu anak dengan cara pergi diam-diam. Sebelum Anda pergi meninggalkannya, pamitlah dan katakan dengan yakin bahwa Anda akan segera kembali. Anda harus berusaha tetap kelihatan tenang dan percaya diri saat meninggalkan dia, bahkan meski dia menangis dengan kencang.
  2. Ciptakan suasana rumah yang aman untuk berpetualang dan eksplorasi. Untuk meningkatkan kemandirian pada anak harus diberikan kesempatan seluasnya dalam mengeksplorasi hal-hal baru. Agar tidak berbahaya, orang tua perlu menciptakan suasana rumah yang aman bagi petualangan bayi. Daripada anda harus bolak-balik berkata “Jangan”, setiap kali anak memegang sesuatu yang dapat membahayakannya, letakkan objek yang berbahaya jauh dari jangkauannya. Sebaliknya, letakkan berbagai macam objek menarik dan aman di sekeliling anak dan berikan otoritas baginya untuk menggunakannya. dengan begitu, Kemandirian pada anak dapat dibentuk.
  3. Tahan keinginan untuk selalu ikut campur. Bagaimana anak mau mandiri, bila orangtua selalu mendikte. Memang wajar apabila orangtua rasanya selalu ingin membantu anak, terutama bila ia mengalami kesulitan. Akan tetapi Anda perlu menahan sedikit keinginan tersebut, sebab banyak hal juga dapat dipelajari dari kesalahan atau kegagalan. Tentunya Anda tetap dapat dan harus turun tangan jika ada hal yang membahayakan bagi anak. Dia pun bisa jadi merasa tertekan bila terus menerus melakukan kesalahan, untuk itu Anda harus bijak menilai situasi saat Anda sebaiknya menempati posisi penonton, motivator, atau penolong bagi anak.
  4. Upayakan melatih kemandirian itu saat anak sudah bisa berjalan, karena memudahkan aktivitasnya saat belajar mandiri. Misalnya merapikan mainannya, mengambil barang dari tempat agak jauh ataupun mencoba melakukan pekerjaan sederhana lainnya. Bisa dimulai saat usia 9 bulan ke atas dan melatih kemandiriannya meningkat secara bertahap sesuai perkembangan usia dan pemahaan dan intelegensi anak.
  5. Jangan remehkan kemampuan anak dan selalu besarkan hatinya bila merasa tak bisa lakukan sesuatu dengan sempurna, itulah hal pertama yang harus diperhatikan orangtua. Usia 9 bulan-2 tahun adalah saat-saat awal anak mencoba pahami perintah. Lakukan perintah itu secara berulang dengan nada memohon. Misalnya dengan kalimat “tolong”, bukan dengan kata yang keras dengan kesan marah. Pujilah bila anak sudah bisa melakukan sesuatu, seperti merapikan mainannya, membuang sampah, mengambilkan remote TV dan lainnya. Disiplin dan rasa hormat tetap bisa dilatih tanpa Anda menjadi galak pada anak. Mengarahkan anak akan lebih efektif daripada memerintah.
  6. Perlu kesabaran yang ekstra dari orangtua dan keluarga, karena tentu anak balita tak bisa lakukan dengan sempurna, bahkan kesannya bisa mengacau. Berikan dekapan dan arahan saat anak mulai kesal tak dapat melakukan tugas kemandiriaan dengan sempurna. Katakan dengan lembut tanpa kesan menyalahkan dan beritahu langkah-langkah yang harus dilakukan saat Anda mencoba melatih kemandirian sejak balita. Katakan dan tunjukkan kasih sayang Anda serta dukungan pada balita secara konsisten, hal ini akan meningkatkan rasa percaya dirinya. Dengan demikian dia akan lebih yakin pada dirinya, serta tidak ragu untuk mencoba hal-hal yang baru.


Ingat, kemandirian pada anak memerlukan pengorbanan dari orangtua.  




[nakita.grid.id]
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar