Masalah Bau Badan pada Anak

Harapan Bunda Semarang - Si anak praremaja Anda sangat aktif? Itu memang baik. Masalahnya, bagaimana kalau tubuhnya mengeluarkan aroma yang tak sedap?

Seiring dengan bertambahnya usia anak, hormon-hormon dalam tubuhnya juga mengalami perubahan. Secara alami, bakteri-bakteri yang menyebabkan tubuh mengeluarkan aroma tidak sedap pun mulai bermunculan. Ketika ia berkeringat dan keringat di tubuhnya mengering, nah, kombinasi antara bakteri, kotoran, dan keringat memicu keluarnya aroma tubuh yang kurang sedap.

Tubuh yang beraroma kurang sedap pada anak-anak usia ini biasanya merupakan sinyal bahwa tubuh anak semakin matang dan juga hormon-hormon yang ada di tubuhnya mengalami berbagai perubahan. Jadi, hal ini wajar terjadi, kok. Begitu anak membesar, ia akan lebih banyak berkeringat akibat aktivitas yang dilakukannya dan muncullah aroma tidak sedap itu.

Menurut Claire McCarthy, M.D., director of pediatrics di Martha Eliot Health Center, Jamaica Plain, faculty member pada Harvard Medical School, dan mama 5 anak, “Ada juga anak usia 2 tahun yang tubuhnya mengeluarkan aroma tidak enak. Ya, beberapa anak memang berkeringat lebih banyak dari anak lain. Mereka memiliki lebih banyak bakteri pada kulitnya. Akibatnya? Timbullah aroma tidak sedap itu. Namun, kebanyakan dari kita tidak mengalami bau tersebut hingga pubertas. Pada usia ini, kelenjar keringat memang sudah lebih aktif dari sebelumnya.”

Jennifer Shu, dokter anak dan penulis buku Baby and Child Health, menambahkan, anak yang berusia lebih dari 8 tahun memang berpotensi untuk mengalami masalah ini. Tidak demikian halnya dengan anak dari usia 5 – 8 tahun. 
Sumber : parenting.co.id
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar