Cara Memperkenalkan Seni pada Anak

Sederhana saja memperkenalkan seni pada anak, karena pada dasarnya anak-anak menyukai seni sejak dini. Peran Anda sebagai orang tua yang harus aktif menjaga agar seni tersebut tetap lekat dalam keseharian anak. Contoh paling mudah, jangan membatasi anak. Saat tiba masanya anak suka mencorat-coret dinding, jangan lantas Anda menyembunyikan semua pensil dan krayon di rumah. Jika Anda tak rela dinding rumah menjadi kanvas, maka fasilitasilah anak dengan kertas kosong yang banyak.

Biarkan anak mencoba berulang kali, dan jangan menyalahkannya sedikit pun. Jika anak suatu hari memamerkan hasil karyanya kepada Anda, “Berilah pujian, meski hasil karyanya sama sekali tak membuat Anda terkesan!” Kadang orang tua berekspektasi tinggi, berharap anak mampu membuat sesuatu dengan bagus dan sempurna, seperti yang dicontohkan oleh gurunya. Hasil karya anak sepatutnya diperlakukan sebagai sesuatu yang berharga, misalnya dengan dipuji, dipajang, dan dipamerkan kepada kakek atau nenek. Tidak usah takut rumah menjadi berantakan. Toh, akan tiba masanya anak akhirnya bosan dan ingin membuang hasil karyanya yang sekarang sudah ia anggap tak oke lagi.
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar