Harapan Bunda Mengajarkan Sholat

Mendidik anak untuk sholat adalah kewajiban kita sebagai orang tua. Sholat merupakan tiang agama dan rukun islam ke dua.

Sejak kecil kita dapat mengenalkan sholat. Setiap kali kita sholat, anak diajak untuk ikut. Contohnya anak laki-laki dapat kita ajak ke Masjid.

Dilansir dari www.alsofwah.or.id tahapan mengajarkan anak sholat sebelum tujuh tahun
  1. Mengajari anak sebagian hukum-hukum thaharah (bersuci), seperti pentingnya menjaga diri dari najis seperti kencing dan selainnya, mengajari tata cara bersuci dan adab-adab buang hajat, mengajari pentingnya menjaga kebersihan diri dan pakaiannya serta menjelaskan keterkaitan thaharah (kebersihan) dengan shalat
  2. Mengajari anak surat al-Fatihah dan beberapa surat pendek sebagai persiapan untuk shalat
  3. Mengajari mereka wudhu dan melatih mereka untuk mempraktikkannya, sebagaimana yang dilakukan oleh para Shahabat radhiyallahu 'anhum terhadap anak-anak mereka
  4.  Sebelum umur tujuh tahun kita mulai mengajarinya shalat dan memotivasinya untuk shalat fardu satu atau dua kali dalam sehari, dan pada tahap ini (di bawah tujuh tahun) kita tidak meminta dia untuk shalat lima waktu secara sekaligus
  5. Hendaknya kita mengingat pentingnya mendampingi anak-anak di saat mereka shalat jum'at setelah kita mengajari mereka adab-adab masjid, sehingga mereka terbiasa menunaikan syi'ar ini (shalat jum'at) dan dia merasakan permulaan masuk dan bergabungnya dengan masyarakat
Share on Google Plus

About Global Web

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.

0 komentar:

Posting Komentar